Vape itu merupakan rokok yang mempunyai kekhasan tertentu. Vape ini mempunyai kekuatan untuk menukar rasa yang ingin disedot. Rasa ini biasa ada pada liquid yang dipakai. Liquid ini akan diteteskan pada kapas dan akan dibakar jadi uap. Uap ini lah yang akan memberi rasa ke beberapa pemakai vape ini.

AEMSA: American E-liquid Manufaktur Standars Assosiation

AFC (Air Flow Control): pengontrol mekanisme membuka tutup air flow atomizer

After taste: Rasa sensasi essense yang ditinggal oleh e-liquid dalam mulut

Ampere / Amp: Arus listrik yang mengucur dari kutub positif ke kutub negatif

Analog: Rokok tembakau

Anti Spitback: Bagian dari driptip yang berperan untuk meredam dan meminimalkan cipratan e-liquid yang masuk di rongga mulut di saat firing.

Atomizer / Atty: Berperan untuk memanasi e-liquid sampai terjadi pengubahan materi pada e-liquid dari babak cair ke babak gas.

AWG (American Wire Gauge): Unit standard kawat america. Contoh 22, 24, 26, 28.

Barrel: Dinding segi luar RDA yang ada lubang airflow

Baterei: Sumber tenaga pada individual vaporizer yang berperan untuk menyalurkan arus listrik

Baterei Auto: Mekanisme baterei individual vaporizer yang memakai sensor penekanan udara, hingga memungkinkannya automatis firing di saat inhale

Baterei Manual: Arus listrik mengucur dari baterei cuman saat memencet tombol firing

Build: Perakitan dan penataan coil

CAR (Continous Amp Rate): Peringkat yang ada pada suatu baterei, peringkat ini memperlihatkan arus (ampere) optimal yang bisa ditarik dengan aman dari satu baterei

Cartomizer: Sisi individual vaporizer yang mengombinasikan panas dan saluran e-liquid jadi satu

CASAA: Consumer Advocates for Smok-free Alternatifs Assosiation

Chamber: Ruang tempat coil ada

Clearomizer (Clear Atomizer): atomizer yang mempunyai bak yang dibuat dari kaca dan memakai coilhead pabrikasi, umumnya kekebalan coilnya 1-3 Ohm.

Clone: Barang tiruan atau KW dari individual vaporizer

Coil: Sisi yang menghangat untuk mengganti jus yang mengucur pada coil jadi uap dengan kontribusi energi panas

Condom: Karet yang dipakai pada ujung cartomizer

Connector: Sisi bawah Atomizer yang bermanfaat untuk menyambungkan atomizer dengan MOD

Cotton: Bahan yang dililit bersama kawat untuk meresap e-liquid

Cut Off: Proses automatis pada mod regulated untuk memutuskan arus listrik jika dipakai melewati kekuatan mod

Drip Panduan: Sisi Atomizer yang di masukkin dalam mulut, tempat mengisap uap

DIY Liquid: Modifikasi/membuat sendiri kombinasi liquid

Drip / Dripping: Sistem menetes liquid langsung ke chamber atomizer, umumnya dilaksanakan pada RDA

Dry Burn: Sistem bersihkan coil dengan memanasi coil

Dry Hit: Rasa sensasi gosong yang disebabkan oleh sumbu yang terbakar

E-juice / e-liquid: Cairan yang diisi di dalam atty yang bila dipanaskan akan hasilkan uap. Biasa disebutkan dengan e-liquid atau jus. Cairan yang dipakai pada atomizer, biasa nya dibuat dari Propylene Glycol (PG) dan Vegetable Glycerin (VG), flavoring (opsional), dan nikotin (opsional)

Firing: Proses memanasi coil dengan memberi power ke Coil, dengan mendesak Firing button

Flooding: Alias banjir, yakni saat jus penuhi chamber coil hingga jus tidak dapat terbakar prima

Gauge: (red:gej) baca AWG

Ghost taste: Tersisa rasa dari e-juice saat isi dari atomizer/cartomizer/clearomizer ditukar dengan rasa lain tanpa dicuci lebih dulu.

Gunk: Aglutinasi tersisa e-juice pada coil.

Gurgling: Suara generic turut (seperti mengisap minuman dari botol dan isi botol itu habis) saat inhale yang dibuat saat jus begitu banjiri coil

Hotspot: Tempat kecil pada Coil yang berpijar lebih dulu dibanding sisi Coil lainnya, umumnya akan berpengaruh dry hit

Inhale: Sistem mengisap uap vaporizer dengan menarik uap ke paru – paru, ada dua tipe tehnik inhale, lung inhale dan mouth to lung inhale

I.D (Inner Diameter): Diameter segi dalam sebuah coil, umumnya di tetapkan dari diameter rod/obeng tempat melilit coilnya

IMR: Tipe baterei yang kerap dipakai pada individual vaporizer, IMR mempunyai kepanjangan Ion Mangan Rechargeable

Jus: Saksikan e-juice

Jus Flow Holes: Sebuah sela/lubang di mana jus akan mengucur melewatinya, ada pada RTA, umumnya terkait langsung dengan wick slots

Jus Well: Sisi dari base deck sebagai tempat penampungan e-liquid, ada pada RDA.

Kanthal: Sebuah tipe dari resistance wire/kawat tahanan/kawat kendala

Leaking: Kebocoran jus yang keluar lewat air hole atty

Locking Ring: Kunci berupa ring/cincin pada tube mechanical mod

Lung Inhale: Sistem mengisap uap vaporizer dengan menarik uap langsung ke kerongkongan ke arah paru-paru

Mechanical Mod / Mecha / Mech Mod: Terbagi dalam bodi yang memiliki tempat untuk isi baterai, dan memiliki konektor untuk dihubungkan dengan atomizer. Mechanical Mod TIDAK mempunyai chip untuk perlindungan, hingga dalam pemakaiannya perlu pengetahuan yang lebih bagus akan kemampuan baterai, besarnya kekebalan yang dipunyai atomizer, dan pengetahuan yang cukup mengenai arus listrik. Jika pemakai belum ketahui secara benar mengenai ini, pemakaian mechanical mod secara sembarangan bisa menyebabkan kerusakkan baik ke baterai, atomizer, atau yang lebih kronis kembali, bisa mencelakai pemakainya tersebut.

Mg: Unit jumlahnya nikotin per milliliter

Mouth to lung inhale: Sistem mengisap uap vaporizer dengan mengisap uap ke dalam mulut lebih dulu, lalu di hidup ke paru – paru

Nicotine: Salah satunya zat stimulasi yang ada pada umumnya e-juice

Ohm: Unit tahanan listrik pada coil. makin rendah tahanan coil karena itu uap semakin banyak tetapi rasa makin cemplang, begitupula kebalikannya.

O-RING: Karet berupa cincin (umumnya memiliki warna hitam)

Ohm-Reader: Alat Pembaca kendala pada coil

Overhang: Keadaan di mana diameter Atomizer lebih lebar dari lebar mod, hingga ada sisi Base dari Atomizer yang melebar keluar dari segi atas Mod.

Post: Tiang yang mempunyai lubang dan/atau baut, tempat menempatkan coil

PV: Ringkasan dari Individual Vaporizer

PG: Ringkasan dari Propelyne Glycol, yakni cairan landasan sintetis (kimiawi) untuk bahan baku pembikin e-juice

Replacement Coil: Coil alternatif untuk atomizer non-rebuildable

RBA: Ringkasan dari Rebuildable Atomizer, alias atomizer yang dapat dibedah pasang dan dapat dikustomisasi coil dan sumbunya

RTA: Ringkasan dari Rebuildable Tank Atomizer, yakni tipe RBA yang memakai bak tempat penampungan jus

RDA: Ringkasan dari Rebuildable Dripping Atomizer, yakni tipe RBA yang memakai metoda tetes untuk membasahi sumbu pada coil

RDTA (Hebat Coil RTA): Ringkasan dari Rebuildable Dripping Tank Atomizer, yakni tipe RBA gabungan di antara Tank dan Dripper

Resistance / Kekebalan: Sebagai tingkat tahanan dari satu atomizer, satuannya ialah Ω (dibaca OHM). Semakin kecil tingkat tahanan dari Atomizer, semakin panas atomizer itu dan semakin besar Ampere yang diperlukan untuk menghidupkan Atomizer itu. Perlu pengetahuan yang cukup untuk beberapa pemakai vaporizer yang ingin memakai sub ohm atomizer pada RBA mereka, karena penyimpangan sub ohm vaping bisa menyebabkan rusaknya baterai atau beberapa hal beresiko yang lain.

Starter Kit: Paketan piranti e-cig yang umum dipakai untuk pemula, umumnya berisi baterei, pengisi daya, dan atomizer dan coilnya.

Spitback: Recikan liquid yang muncrat, umumnya panas, umumnya di sebabkan oleh wicking yang keliru

Sub Ohm Tank: Clearomizer yang memakai coil pabrikasi dengan kekebalan di bawah 1 ohm

Sub Ohm Vaping: Sebagai tehnik vaping yang paling advance, di mana sang pemakai memakai Atomizer dengan tingkat kekebalan di bawah 1Ω. Ini dilaksanakan karena sang pemakai ingin supaya uap yang dibuat semakin banyak, dan dengan taste dan flavor yang lebih intense. Untuk mereka yang lakukan ini memakai APV, dapat disebut tingkat keamanannya tinggi sekali, karena APV mempunyai chip perlindungan dan chip pengontrol tegangan automatis, namun, tidak seluruhnya APV bisa menghidupkan atomizer dengan tingkat kekebalan di bawah 1Ω.

TC: Temperature control, ialah model di mana Vaper dapat tentukan suhu dari coil yang digunakan, cuman berperan pada kawat Ni200, Titanium, dan Stainless Steel (SS304, SS316L, dll)

TCR: temperature coefficient of resistance

Topcap: Sisi tutup dari rba (terutamanya pada RDA)

Tank: Tempat untuk memuat Liquid.

Throat Hit: Kesan gatal yang ada pada kerongkongan seperti saat kita merokok dengan rokok konservatif, semakin tinggi kandungan nicotine pada eJuice yang kita hirup, semakin kuat TH yang kita bisa. Umumnya perokok yang umum mengisap rokok mild / light memakai eJuice dengan kandungan 6mg.

VG: ringkasan dari Vegetable Glycerin/Glycerol, yakni cairan landasan bahan baku e-juice yang dibuat dari buah2an dan sayur2an

VV: ringkasan dari variable voltage, yakni piranti yang voltase/tegangan baterenya bisa ditata manual

VW: ringkasan dari variable wattage, yakni piranti yang watt/power yang akan dibuat oleh batere bisa ditata manual

VV/VW: piranti yang bisa mengendalikan voltage dan wattage dengan manual dan/atau automatis.

Wick / Sumbu: Salah satunya elemen paling penting pada atomizer, bahan yang dipakai bervariasi diantaranya Silica, Ekowool (silica yang dipelintir), Kapas, Stainless Steel Mesh, Keramik, Kabel Stainless Steel.

Wicking: sistem penempatan material wick

Wick slots: tempat masukkan kapas yang ada di RTA, umumnya terkait langsung dengan jusnya flow holes

Related Posts

2 thoughts on “Mengenal Dunia Vape

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *